Yakin Masih Pakai Vape? – KLINIK KILAT



JAKARTA, KOMPASTV – Sudah pernah dengar EVALI? Evali adalah E-Cigarette Vaping Product Use Associated Lung Injury. Istilah ini adalah kondisi cedera paru akibat rokok elektrik atau vape. Dikutip dari Kompas.com seorang remaja berusia 15 tahun di Texas dilaporkan meninggal dunia lantaran cedera paru-paru akibat penggunaan rokok elektrik.

Kondisi cedera paru yang dimaksud mirip dengan pneumonia atau sakit paru seperti para perokok konvensional. Misalnya seperti sesak nafas mendadak, nyeri dada, batuk, demam.

Menurut data Riskesdas atau Riset Kesehatan Dasar tahun 2018, mencatat pengguna terbanyak adalah kelompok usia 10-14 tahun sebanyak 10,6 persen. Kelompok usia 15-19 tahun sebanyak 10,5 persen. Kelompok usia 20-24 tahun 7 persen dan 12,1 persen terbanyak pada kelompok usia sekolah.

Berikut Kandungan yang ada dalam liquid vape:

Perisa Propylene glycol Vegetable gliserine – uap NicotineMenurut dokter spesialis paru, Andy Nazaruddin dari Mayapada Hospital Tangerang mengatakan rokok elektrik dan rokok konvensional sama-sama berbahaya. Keduanya merusak fungsi paru, sehingga bisa berdampak pada turunnya daya nafas, infeksi pernapasan, Ispa, TBC, hingga kanker paru. Biasanya ada pengguna vape yang sengaja mencampurkan cairan tertentu seperti narkoba, THC atauTetrahydrocannabinol sehingga berdampak buruk.

Simak ulasan singkatnya ya dalam klinik kilat.

49 comments

  1. Vape memang bahaya, temen saya aja paru paru nya makin kecil. Sekarang dia kurus suka sesak napas. Alhamdulillah sekarang dia sudah berhenti pake vape.

  2. Teman saya dari SMP udah ngerokok, katanya gak papa, tamat SMP dia selesai sekolah gak lanjut, tingkahnya semakin parah sejak tamat SMP seperti preman, dia gak ada yang ngurus sering minta uang sama sodara, tetangga buat beli rokok, dia tinggal sama neneknya, ibunya cerai sama ayahnya sejak dia kecil, ayahnya meninggal tahun 2018 dia sering ngomong Jorok & yang bikin saya kesel dia sering bilang saya gila & setres.

  3. Gua sudah setahun full menggunakan vape, tanpa rokok sama sekali.
    Dan Alhamdulillah nafas terasa lebih lega, terbukti saat ngeGym tidak pengap di dada.

    Tapi gua saranin, bagi yg tidak merokok, jangan coba² vape, takutnya jadi kecanduan nicotine.
    Vape adalah salah satu solusi berhenti merokok yg lebih sehat.

  4. awalnya saya like ketika melihat video ini, namun ketika saya amati lagi, mata saya sekilas melihat ada hal janggal diantara tombol like dan dan unlike, ternyata lebih banyak viewers yang unlike ketimbang yang like. saya terheran, "loh ini kan edukasi mengenai bahaya vape, kenapa banyak yang unlike?" dalam hati saya berkata. kemudian saya scroll kebawah dan melihat isi komentar dari para viewers. banyak dari mereka mengatakan bahwa vape tidak seberbahaya rokok pada intinya. lalu ada juga dari akun centang yang memberikan komentar bantahan mengenai video ini, mengatakan bahwa vape 95% less harmfull dengan menyebutkan juga datanya. saya jadi bingung, antara video dan dan komentator memberikan argumen yang sama menarik. namun, pada akhirnya saya mengambil kesimpulan dengan berat hati saya unlike video ini sambil mengambil pod exceed grip kemudian saya isi liquid dan menyedotnya perlahan. saya kirim komentar ini semoga yang lain menyukainya dan mempertimbangkan kembali untuk vape ataupun tidak dengan membaca dan mencari tahu. salam. terimakasih.

Leave a comment

Your email address will not be published.